Wednesday, April 13, 2011

cara membuat sarung bantal cinta rajutan

Kira-kira benang apa yang digunakan untuk rajutan sarung bantal cinta yang kiyut buat kali ini? Yup.. lagi-lagi saya menggunakan benang ICT (Indonesia Cotton Tread) untuk membuat sarung bantal cinta ini, tapi tahukah kamu apa itu ICT ?? jenis benang apakah itu? atau kamu ingin tahu benang apa yang cocok untuk proyek rajutan tertentu? mari kita tambah pengetahuan tentang benang.
Benang rajutan dapat dikelompokan berdasarkan
a. bahan pembuatnya (seratnya)
b. struktur dan tekstur
c. ketebalan
Berdasarkan seratnya, secara umum benang dibagi menjadi tiga kategori: alami (benang yang berasal dari hewan dan tumbuh-tumbuhan), sintetis, dan campuran.
Untuk menguji apakah seratnya alami atau sintetis dapat dilakukan dengan cara membakarnya sedikit. Benang alami akan habis jadi abu. Benang yang ada unsur sintetisnya atau sintetis keseluruhannya, akan meleleh seperti plastik.
Contoh benang dari serat alami antara lain :
1. Wol terbuat dari bulu binatang, umumnya dari keluarga kambing-kambingan. Sifatnya elastis dan tahan lama. Selain itu bahan wol juga menyerap kelembaban dan merupakan insulator yang baik, sehingga terasa sejuk saat cuaca panas, dan hangat saat cuaca dingin. Benang jenis ini juga harus dicuci secara hati-hati dengan tangan, sebab jika dicuci dengan mesin akan mengerut dan berbulu (kecuali superwash wool, yang diolah sedemikian rupa sehingga tahan cucian mesin).
2. Sutra terbuat dari kepompong ulat sutra. Seperti wol, sutra juga menyerap lembab dan merupakan insulator yang baik sehingga nyaman dipakai saat cuaca dingin maupun panas. Benangnya halus, berkilau, dan kuat, tetapi kurang elastis dan tidak mudah dirajut. Benang sutra harus dirajut sangat rapat, sebab hasil rajutan akan melar pada saat pertama kali dicuci.
3. Katun terbuat dari serat kapas. Seratnya halus, tetapi tingkat kehalusan seratnya berbeda-beda tergantung tumbuhan kapas sumbernya. Katun Mesir dianggap yang paling halus dan tinggi kualitasnya. Katun bersifat menyerap keringat sehingga sejuk dipakai saat cuaca panas. Sifat lainnya, dia kuat, tapi tidak elastis. Dia akan melar setelah beberapa lama, karena itu katun sering dicampur dengan serat lain.
4. Linen dari serat flax
5. Rayon/Viscose berasal dari selulosa tumbuhan, tapi diproses secara sintetis di pabrik. Bersifat kuat, dingin, halus, dan menyerap kelembaban. Seratnya licin, memiliki kilau yang baik, dan mudah dicelup berbagai warna. Tapi dia tidak elastis, mudah melar.
Selain yang 5 ini, sekarang makin banyak jenis benang yang diambil dari bahan alami seperti bambu (mirip serat sutra), serat pisang, serat ganggang laut, serat jagung, malah juga dari ampas pembuatan tahu. Katanya di Indonesia juga ada benang dari serat eceng gondok.
Serat sintetis, misalnya:
1. Akrilik. Bersifat ringan, kuat dan tahan lama. Mudah perawatannya, bisa dicuci dengan mesin cuci dan pengering, cocok untuk pakaian bayi yang mudah kotor. Harganya relatif murah. Tetapi selain itu ia juga mudah berbulu.
2. Nilon. Benang nilon biasanya berkilau, sangat kuat, tahan lama.
3. Poliester, dan lain lain...
Serat campuran dilakukan dengan tujuan mencampur-campur itu biasanya untuk mengambil sifat-sifat baik dari masing-masing serat. Misalnya katun yang gampang melar, dicampur dengan wol supaya lebih elastis. Katun dicampur rayon, supaya berkilau. Dan lain sebagainya. (^dari berbagai sumber)
Nah.. semoga info yang sedikit ini dapat menjawab dan menambah pengetahuan kamu tentang merajut
Happy Crochet.. ^^v

No comments:

Post a Comment

Post a Comment